profil risiko investasi

3 Alasan Investor Wajib Memahami Profil Risiko Investasinya

Sebelum terjun ke dunia investasi, ada banyak hal yang perlu Anda pelajari. Salah satunya adalah profil risiko investasi yang Anda miliki. Ada beberapa jenis profil risiko investasi saat ini. Penting untuk tahu, di tipe atau kategori mana profil Anda masuk.

Dalam ulasan ini, kita akan membahas mengenai tipe profil risiko investasi serta faktor yang memengaruhi. Selain itu, ada juga alasan mengapa Anda perlu memahaminya. Simak ulasannya sampai selesai ya!

Faktor yang Memengaruhi Profil Risiko Anda

Pada dasarnya, ada 3 jenis profil risiko investasi yang perlu Anda ketahui yakni:

  • Portofolio yang cocok untuk tipe ini adalah 70% tunai atau obligasi dan 30% untuk saham.
  • Tipe ini disarankan memilih 40% tunai atau obligasi dan 60% untuk saham.
  • Tipe ini bisa mencoba membagi dananya menjadi 15% tunai atau obligasi dan 85% saham.

Ketika Anda mengidentifikasi tipe profil risiko di atas, biasanya ada beberapa faktor atau indikator yang bisa digunakan. Apa saja?

1. Waktu

Faktor ini termasuk usia dan kapan Anda butuh uang yang diinvestasikan untuk suatu tujuan. Makin muda usia Anda, maka waktu untuk pulih dari kerugian makin banyak.

Sebaliknya, ketika usia Anda makin tua, sebaiknya hindari risiko tinggi. Ini karena Anda mungkin saja kesulitan untuk bisa pulih dari kerugian.

2. Gaya Hidup

Indikator ini merujuk pada jumlah uang yang β€œikhlas” Anda alokasikan untuk investasi terkait dengan risiko yang mengintai. Jadi, ketika Anda menderita kerugian, ini tidak akan memengaruhi kehidupan sehari-hari.

3. Pengetahuan dalam Investasi

Beberapa investasi yang tinggi risiko membutuhkan pengetahuan yang mendalam. Karena itu, makin banyak wawasan dan ilmu yang Anda punya, ini bisa memengaruhi profil risiko investasi.

πŸ‘‰ TRENDING:  Apakah Dana termasuk bank CIMB Niaga. Informasi Lengkap

4. Kenyamanan Pribadi

Keputusan investasi juga bisa dipengaruhi oleh sifat alami atau kecenderungan Anda dalam memutuskan sesuatu. Adakalanya Anda mungkin lebih agresif, tetapi ada juga saat Anda perlu berhati-hati. Ini akan berdampak pada keputusan yang dibuat.

Kenapa Anda Harus Memahami Profil Risiko Investasi?

Tidak semua orang paham bahwa sadar profil risiko investasi adalah hal yang sangat membantu Anda dalam berinvestasi. Setidaknya, ada tiga alasan kenapa Anda perlu memahaminya.

● Tidak Salah Pilih Investasi

Setiap profil risiko punya kecenderungan yang berbeda dalam menjalankan investasinya. Tanpa mengetahui profil, Anda bisa jadi salah memilih instrumen investasi.

Akhirnya apa?

Dana, tenaga, dan waktu yang Anda luangkan sejak awal sia-sia belaka karena jenis investasi sudah tidak cocok dengan profil risiko. Secara tidak langsung, pemahaman mengenai profil risiko bisa mengurangi potensi rugi karena kesalahan awal dalam memilih.

● Manajemen Portofolio yang Lebih Baik

Salah satu cara terbaik mengembangkan dana dalam dunia investasi adalah diversifikasi portofolio. Artinya, Anda tidak berinvestasi pada satu macam investment saja. Pilihannya juga beragam, mulai dari saham, forex, dan lain sebagainya.

Ketika Anda tidak tahu soal profil risiko diri sendiri, ada kemungkinan investasi yang Anda pilih punya risiko lebih besar. Misal, Anda memiliki profil risiko moderat. Namun, tanpa sadar Anda justru mengambil investasi berisiko tinggi semua. Tanpa adanya penyeimbang, sudah bisa dipastikan potensi loss terlalu besar.

Bagaimana jika Anda sudah paham dengan profil risiko sejak dini?

Pemahaman ini akan membantu Anda mengatur portofolio dengan baik dan benar. Jadi, misalkan profil risiko Anda adalah agresif, opsi terbaiknya adalah menjalankan investasi berisiko tinggi dan rendah.

πŸ‘‰ TRENDING:  3 Cara Main Forex Yang Benar Untuk Para Trader Pemula

Investasi risiko rendah akan menjadi cadangan yang aman kala investasi risiko tinggi ada di ambang kerugian. Keberadaan investasi berisiko tinggi dan rendah juga akan mewujudkan portofolio yang stabil agar kerugian tidak terlalu besar.

● Sadar Terhadap Risiko yang Mengintai

Banyak orang yang berminat menjadi investor. Sayangnya hanya sedikit yang menyadari risiko dari investasi. Anda yang terbawa arus atau tren mungkin hanya melihat investasi dari sisi potensi keuntungan.

Iming-iming untung besar atau janji manis para karyawan dari perusahaan investasi justru bisa menjerumuskan Anda ke jurang kerugian. Sebaliknya, ketika paham profil risiko masing-masing, Anda tahu langkah apa yang harus diambil.

Selain itu, profil risiko juga akan membuat Anda tetap berdiri tanpa goyah dalam menjalankan strategi yang sudah diputuskan sejak awal. Artinya, investasi Anda menjadi lebih sistematis dan terstruktur.

Melalui ulasan di atas, semoga Anda sudah paham mengenai risiko investasi dan profil risiko masing-masing ya. Jangan gegabah atau salah langkah dalam membuat keputusan hanya karena ikut-ikutan. Ini karena tiap orang punya karakteristik dan profil risiko yang berbeda-beda.