Advertisements

3 Software Burning CD yang Mudah Digunakan

Advertisements

Walaupun sekarang penggunaan CD atau kaset sudah tidak sepopuler dulu, tetapi terkadang masih dibutuhkan software burning CD untuk keperluan tugas sekolah atau kantor. Jadi penggunaan kaset disc ini sendiri masih eksis hingga sekarang. Banyak sekali pilihan software yang bisa kamu pilih.

Beberapa mempunyai cara penggunaan yang sedikit lebih rumit dibandingkan dengan yang lain. Tujuan utama dari proses burning atau pembakaran CD ini adalah memasukkan data kedalam CD baru yang belum dilakukan pemrosesan. CD sendiri memiliki 2 jenis, CD RW (Read /Write) dan CD Read Only.

Tentu saja kedua jenis tersebut berbeda dan sudah sesuai dengan namanya, untuk CD RW kamu bisa melakukan edit jika sudah dimasukkan data melalui proses burning. Untuk yang Read Only setelah dilakukan proses burning data tidak bisa dilakukan edit, jadi bisa dikatakan hanya bisa untuk membaca.

Jadi untuk segi harga CD RW cenderung lebih mahal daripada CD Read Only. Proses burning tersebut sangatlah penting dalam penggunaan media penyimpanan kaset disc ini. Walaupun banyak media penyimpanan yang lebih canggih, kaset disc masih tetap digunakan untuk tujuan tertentu dan biasanya untuk arsip.

Nero, Software yang bisa Menyelesaikan Beberapa Perintah

Software burning CD pertama ini sudah sangat familiar dan terkenal terutama oleh kalangan user Windows. Tersedianya kelengkapan fitur untuk memproses CD seperti converter, burner, media manager dan lainnya. Adanya fitur-fitur tersebut pengguna Nero bisa lebih terbantu dan tidak perlu menginstall software lainnya.

Cukup dengan software tersebut bisa menyelesaikan beberapa perintah. Tentu saja terdapat versi cuma-cuma dan versi berlanggannya. Sudah jelas dengan berlangganan dengan Nero kamu bisa mendapatkan fitur-fitur tersebut secara lengkap. Jika hanya Nero dengan versi gratis maka beberapa fitur tidak bisa digunakan.

Dengan menggunakan Nero dalam versi berlangganan tentunya menyediakan fitur menjadi lengkap daripada menggunakan versi gratisnya. Penggunaan software ini terbilang mudah, tinggal masukkan CD untuk diproses dan pilihlah perintah atau fitu apa yang dibutuhkan untuk memproses kaset disc tersebut. Sesuaikan pada kebutuhan kamu tentunya.

PowerISO, Software yang bisa Terbilang Tangguh

Software burning CD kedua adalah PowerISO. Software PowerISO merupakan salah satu pilihan karena bisa terbilang tangguh dan memilki fitur beragam bisa digunakan oleh usernya. Tentu saja untuk memproses burn dengan berbagai format, seperti ISO, NRG, DAA, CDI, dan lainnya.

Dengan software ini sudah jelas kamu juga dapat melakukan ekstraksi file berformat ISO, secara praktis dan proses yang cepat. Selain ekstraksi, membuka file dalam file berformat ISO juga dapat lakukan dengan software ini. Bingung jika ingin mount file ISO? Tentu PowerISO bisa menjadi solusi.

Dengan banyaknya fitur dapat digunakan oleh penggunanya, fitur lainnya bisa digunakan adalah untuk proses ripper, yaitu berkas audio dari kaset disc menjadi file berformat MP3, BIN, WMA dan format yang lain. Tentu hal tersebut merupakan salah satu keunggulan dari menggunakan PowerISO.

Walaupun tidak sepopuler Nero, PowerISO bisa menjadi pilihan kamu jika ingin memproses file yang berhubungan dengan penggunaan kaset. Jika menggunakan PowerISO laptop atau PC kamu akan menjadi lebih mudah dalam memproses file yang terdapat pada CD atau kaset kualitas lainnya.

ImgBurn, Software yang Mendukung Beberapa Kualitas Kaset

Dibandingkan dengan software burning CD di atas, ImgBurn terbilang lebih ringan. Yang dimaksud lebih ringan disini adalah penggunaan memorinya saat menjalankan perintah, lebih hemat. Selain itu software ini juga mendukung berbagai kualitas kaset, dari mulai CD, DVD, Blu Ray hingga HD – DVD.

Format file yang tersedia dan didukung oleh ImgBurn adalah ISO, CCD, CDI, BIN, DVD, NRG dan format lain. ImgBurn sendiri menyediakan 5 mode yang bisa kamu gunakan dan seusaikan pada kebutuhan kamu. Dimana mode tersebut digunakan untuk pemrosesan file yang terdapat di CD.

Seperti untuk mode Read yaitu membuka isi file dari disc. Write untuk membuat atau mengisi disc dari image. Build adalah proses berkas gambar atau image dari disc. Serta terdapat dua mode lainnya yang digunakan untuk pengecakan lanjutan dari hasil 3 proses tersebut.

Yaitu verify dan discovery, verify sendiri adalah mode yang digunakan untuk pengecekan apakah disc bisa dibaca secara lengkap. Sedangkan discovery digunakan untuk mengetes apakah drive bekerja secara baik atau tidak. Dengan pilihan mode tersebut bisa membantu proses pengolahan file nantinya.

Pilih software yang menurut kamu cocok dengan keadaan dan pastikan terlebih dahulu sudah sesuai dengan file yang didukung oleh software tersebut. Lakukan secara lebih teliti dan hati-hati, software burning CD manapun memiliki kelebihannya masing-masing dan sesuaikan dengan kebutuhan kamu.