Cara Mengatur Keuangan Pribadi Untuk Sandwich Generation!

Sandwich generation merupakan suatu kondisi di mana seseorang merasa terjepit di antara memenuhi kebutuhan finansial untuk dirinya sendiri, keluarga (suami atau istri dan anak) serta orang tua hingga saudara. Mengatur keuangan pribadi untuk sandwich generation ini tak pernah mudah karena mereka harus membaginya untuk beberapa hal sekaligus.

Menjadi generasi sandwich mungkin terasa sangat susah karena jika tidak mengelola keuangan dengan baik hal ini akan membuat kondisi finansial jadi tidak stabil. Hal itu tak hanya berdampak ke diri sendiri, tapi juga kepada orang lain yang merasa bergantung.

Tips Mengatur Keuangan Sandwich Generation

Mungkin Anda juga termasuk salah satu sandwich generation yang artinya membutuhkan tips mengelola keuangan dengan baik. Tips ini dibutuhkan supaya keuangan Anda tidak carut marut dan bisa tetap stabil dalam memenuhi kebutuhan semua orang. Berikut adalah tipsnya!

1. Pastikan Tentang Prioritas Terlebih Dahulu

Bagaimanapun ketika mengatur keuangan Anda harus memprioritaskan diri sendiri serta keluarga terlebih dahulu, apalagi jika sudah menikah dan memiliki tanggungan anak yang harus dibiayai. Kemudian barulah Anda bisa memfokuskan pengeluaran untuk orang tua atau mungkin saudara agar kebutuhan sendiri juga tetap terpenuhi.

Sebisa mungkin harus ada komunikasi dengan pasangan terkait hal ini. Jika tak ada masalah, maka Anda bisa membagi pengeluaran tersebut dengan tenang. Pasalnya saat sudah berkeluarga itu artinya pendapat pasangan menjadi sangat penting dan tidak boleh diabaikan.

2. Lakukan Pembagian yang Tepat

Sebelum membagi pengeluaran, Anda harus memahami terlebih dahulu kemampuan finansial Anda. Pisahkan pengeluaran untuk diri sendiri dan keluarga serta orang tua dengan porsi yang tepat.

Jika masih mencukupi, Anda juga bisa memisahkan pengeluaran untuk sekedar liburan dan menyenangkan diri sendiri. Banyak yang bilang bahwa self reward sangatlah boleh asal tidak berlebihan dan membuat perencanaan keuangan Anda jadi kacau.

Bila diperlukan Anda juga bisa membuat rekening berbeda agar saat gajian bisa langsung membagi uang yang ada secara terpisah tanpa harus ribet. Yang penting tentu saja harus mengutamakan kebutuhan diri sendiri dan keluarga agar Anda tidak kesulitan.

3. Menyiapkan Tabungan Darurat

Menjadi sandwich generation memang sangat rumit dan terkadang membuat Anda pusing dengan pengeluaran yang cukup banyak. Namun, itu bukan alasan untuk tidak menyiapkan tabungan darurat. Anda tetap bisa menyiapkannya walau persentase yang dimasukkan ke tabungan darurat ini terbilang kecil.

Setidaknya jika Anda konsisten mengumpulkan tabungan darurat setiap kali menerima penghasilan, ini bisa membantu Anda saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan.

Walaupun Anda tergoda untuk membeli sesuatu, sebaiknya Anda tidak mengutak-atik tabungan darurat ini. Mengumpulkan kekuatan untuk menabung sangatlah tidak mudah jika tak dilakukan sejak dini.

4. Mencari Penghasilan Tambahan

Di zaman sekarang ini mengandalkan gaji utama rasanya akan sangat kurang. Apalagi jika Anda bertanggung jawab memenuhi kebutuhan beberapa orang sekaligus. Sehingga mau tidak mau harus ada penghasilan tambahan yang bisa Anda dapatkan.

Banyak orang yang mencari pekerjaan secara online untuk memperoleh penghasilan tambahan. Anda bisa memanfaatkan sejumlah keahlian yang dimiliki seperti desain, menulis di media, hingga berjualan dan membuka toko online sendiri. Bahkan tak jarang penghasilan tambahan yang didapat sebagian orang malah lebih besar dari gaji utama.

Saat ini mempromosikan bisnis juga jauh lebih mudah dilakukan secara online sebab tak banyak modal yang mesti dikeluarkan. Sehingga tak heran apabila mencari pekerjaan tambahan pun lebih gampang.

Bagaimana Cara Memutus Rantai Sandwich Generation?

Memutus rantai sandwich generation ini sangat penting, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Selagi masih muda, Anda harus mengupayakan banyak hal dan berusaha keras mempersiapkan diri. Contohnya dengan melakukan investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang.

Kebanyakan orang mulai melakukan investasi sejak dini agar saat masa tua nanti mereka tidak membebani siapapun dan bisa menikmati hasil jerih payah sendiri. Selain itu sebaiknya siapkan pula perihal asuransi agar memudahkan Anda saat terjadi hal yang tak diinginkan.

Anda juga harus konsisten dalam melakukan perencanaan keuangan. Karena sekali saja Anda melanggar peraturan yang sudah ditetapkan sendiri, maka itu bisa jadi bumerang serta membuat Anda ingin melakukannya lagi dan lagi.

Sebagian besar orang merasa kesulitan ketika mereka harus disiplin dalam hal perencanaan keuangan. Disiplin dan tidak tergoda untuk membeli hal-hal yang tidak penting memang teramat susah, tapi bukan berarti itu tidak bisa dilakukan.

Demikianlah beberapa tips mengatur keuangan pribadi untuk sandwich generation. Mengatur keuangan harus dilakukan sedetail mungkin dan dicatat dengan rapi. Anda juga bisa menggunakan aplikasi pencatat keuangan agar jauh lebih gampang dan terstruktur. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda!